WEDESLOT - Gol telat Mohamed Magdi Kafsha yang menakjubkan membuat Al Ahly mengalahkan rival sengitnya Zamalek 2-1 untuk memenangkan gelar Liga Champions CAF kesembilan yang memperpanjang rekor.
Pertandingan yang dijuluki 'Final Abad Ini' antara raksasa Kairo tampaknya menuju perpanjangan waktu saat keajaiban Shikabala untuk Zamalek membatalkan gol pembuka awal Amr Al Sulaya di ibu kota Mesir.
Tapi tendangan voli luar biasa Kafsha pada menit ke-86 menyelesaikan pertandingan dan melihat Al Ahly memenangkan hari di final Liga Champions pertama yang diperebutkan antara dua tim yang memiliki persaingan panjang dan penuh kontroversi.
Al Sulaya menyundul sepak pojok Kafsha menit kelima untuk memberi Al Ahly awal kilat.
Namun, upaya luar biasa dari kapten veteran Shikabala, di mana ia melewati beberapa pemain dari sayap kanan sebelum melakukan tendangan ke pojok kiri atas dari sisi yang berlawanan dari kotak, membuat skor menyamakan kedudukan setelah setengah jam.
Zamalek berada di posisi teratas, tetapi bersyukur atas umpan Ali Maaloul yang secara tak dapat dijelaskan menyampingkan umpan Ali Maaloul ke tiang kanan dengan gol menganga setelah 56 menit.
Tak lama setelah tendangan jarak jauh Zizo membobol tiang kiri saat Zamalek nyaris memimpin.
Zamalek dibiarkan menyesali kemalangan itu ketika Kafsha mencuri bola ke udara sebelum mengarahkan tendangan



0 Comments:
Posting Komentar